Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Info | Penyakit yang Menyerang Ikan Koi dan Cara Mengobatinya

Percayakah anda jika penyakit-penyakit yang menyerang ikan koi itu bermacam-macam dan kompleks? Pada umumnya, faktor-faktor yang bisa mengganggu kesehatan ikan koi adalah kuman, bakteri, virus, dan jamur. Tidak menutup kemungkinan, perkelahian antar-ikan juga bisa berdampak serius. 

Pahami Gejala Penyakit Ikan Koi Anda dan Pengobatannya

Ikan koi termasuk ikan yang mudah terkena penyakit. Untungnya ciri-ciri ikan koi yang sakit mudah dipelajari. Dengan mengetahui gejalanya sejak dini, ada kesempatan anda bisa menyembuhkan kembali ikan koi tersebut. 

Di bawah ini adalah penyakit-penyakit yang biasa menyerang ikan koi, di antaranya adalah : 

1. Luka 
Sama seperti binatang lainnya, tubuh ikan koi pun rentan terluka apabila tergores permukaan dinding atau aksesoris kolam yang bertekstur kasar. Kadang kala hal ini goresan juga muncul akibat ikan berkelahi satu sama lain. 

Bentuk penanganan yang tepat untuk mengobati luka ini adalah dengan menggunakan larutan monafuracin. Tambahkan larutan ini pada kolam isolasi dengan perbandingan sesuai petunjuk di kemasannya. Biarkan ikan yang terluka tetap berada di kolam isolasi selama 3-7 hari sampai luka tersebut benar-benar sembuh. 

2. Bintik-bintik 
Penyakit ini disebabkan oleh kuman yang berkembang biak di dalam kolam yang kotor. Bintik-bintik ini muncul di seluruh tubuh ikan koi, mulai dari punggung, perut, insang, sirip, dan bagian lainnya. Jika diperhatikan lebih seksama, ikan yang terjangkit kuman ini seperti diberi bedak di seluruh tubuhnya. 

Penyakit ini tergolong berbahaya, karena kuman-kuman mampu menyerap cairan di tubuh ikan, sehingga ikan menjadi kurus. Jika penyakit ini dibiarkan berlanjut tanpa penanganan yang tepat, bukan tidak mungkin ikan koi yang sakit akan mati. 

Bentuk pertolongan pertama untuk mengatasi penyakit ini adalah dengan menaikkan suhu kolam hingga beberapa derajat untuk mematikan kuman-kuman tadi. Selanjutnya, tambahkan metheline blue sebanyak 0,5 gram/1 ton air ke dalam kolam. Obat ini sangat ampuh membunuh kuman yang bersarang di kolam ikan. 

3. Infeksi 
Apabila luka di tubuh ikan koi tidak segera ditangani, kondisi ini akan mengundang bakteri-bakteri berkumpul di luka tersebut. Pada akhirnya, tubuh ikan koi pun bisa terkena infeksi dengan mudah. 

Gejala awal apabila ikan terkena infeksi bisa dilihat dari salah satu anggota tubuh ikan, biasanya sirip, akan berwarna pudar. Tidak berapa lama kemudian, bagian yang terluka ini akan membusuk dan akhirnya menghitam. 

Karena infeksi ini disebabkan oleh bakteri, terutama di kolam yang keruh, maka pembersihan pun harus dilakukan. Berikutnya, cobalah untuk mencampurkan obat nitrofurazon, kloramin, atau fenoksietanol ke dalam pakan dengan perbandingan 1 gram obat/kg pakan ikan koi. 

4. Jamuran 
Air kotor merupakan lingkungan ideal bagi tumbuh kembang segala macam jamur. Jenis jamur yang sering mengganggu ikan koi adalah saprolegnia, orang Indonesia menyebutnya dengan istilah jamur kapas putih. Jika ikan koi terkena jamur ini, maka akan terdapat serat-serat seperti benang halus di tubuhnya. Jamur juga bisa mengakibatkan mulut dan mata ikan koi memutih dan berlendir. 

Cara mengobatinya adalah dengan mencelupkan ikan koi ke dalam bak yang telah diberi larutan NaCl 1,5%-2,5%. Setelah itu, ikan dimandikan sekali lagi dengan memakai larutan monofuracin. 

Apabila ikan koi terserang jamur pada bagian insangnya, perilaku ikan akan cenderung diam di dasar kolam. Solusinya adalah dengan menambahkan Green F sebanyak 0,1 gram/10 liter air dan biarkan ikan berendam dalam larutan ini selama 10-15 menit tergantung tingkat penyakit yang dideritanya. 

5. Cacingan 
Sama seperti jamur, cacing pun betah hidup di air kolam. Keberadaan cacing bisa membuat ikan merasa gatal dan akhirnya ikan pun akan menggosokkan tubuhnya ke benda berpermukaan kasar. Alhasil jika kebiasaaan ini terus berlanjut, kulit ikan pun akan tergores. 

Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan membuat cacing enggan melekat di tubuh ikan, prinsip ini seperti lotion nyamuk. Rendam ikan koi di bak yang sudah diberi larutan antiparasit seperti malacite green 2% selama 10-15 menit. 

Pada kasus yang lebih parah, ikan terkena cacing jangkar (lernaea), cacing tersebut dapat menghisap cairan di tubuh ikan koi, sehingga ikan terlihat lemas dan akhirnya mati. Penanganannya harus sesegera mungkin dilakukan karena cacing ini cepat menular ke seluruh ikan 

Untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan dua cara, yakni mencabutnya manual dan memberinya obat-obatan. Meskipun sulit, cacing jangkar bisa diambil dengan pinset, terlebih saat jumlahnya masih sedikit. Apabila sebagian besar tubuh koi sudah dihinggapi oleh cacing ini, anda bisa memakai larutan dephterex 25%. Mandikan ikan dengan larutan ini secara rutin, 2 hari sekali. Pada saat hari pemandian, lakukan sebanyak 3 kali (pagi, siang, dan sore) untuk mendapatkan hasil yang maksimal. 

6. Dropsi 
Dropsi adalah suatu penyakit pada ikan koi yang ditandai dengan sisik ikan mengelupas. Penyakit ini disebabkan oleh serangan bakteri-bakteri yang ada di kolam. Ikan koi yang mengalami penyakit ini, lambat laun akan mengalami sesak napas dan sulit menjaga keseimbangan tubuhnya. 

Untuk mengobati penyakit ini, pertama-tama masukkan ikan koi ke dalam bak berisi cairan antibakteri dan larutan NaCl selama 10-15 menit. Selanjutnya, campurkan asam oksilin pada pakan ikan untuk memperoleh hasil yang optimal. 

7. Iritasi 
Berbeda dengan infeksi, iritasi pada ikan koi bukan disebabkan oleh luka, tetapi lebih kepada air kolam ikan koi yang kotor. Sisa pakan yang mengendap di dasar menyebabkan kandungan protein meningkat dan suhu kolam pun menjadi rendah. Kedua faktor inilah yang membuat tubuh ikan gampang terkena iritasi dan pembuluh darahnya ikut terinfeksi. 

Penyembuhannya adalah dengan memandikan ikan koi di larutan NaCl 10% setiap hari sampai ikan tersebut sembuh kembali. Tambahkan juga Aureomycin dan Merchuro Chrome ke pakan ikan. Terakhir, berikan ikan nutrisi tambahan berupa kubis dan selada, karena kedua sayuran ini bisa mengembalikan fungsi lambung agar normal kembali. 

8. Cacar 
Seperti kita tahu, penyakit cacar disebabkan oleh virus. Ciri-cirinya, muncul bercak-bercak putih berlendir di tubuh ikan. Lama-kelamaan, bercak-bercak tersebut akan berubah warna menjadi merah keabu-abuan. 

Sama seperti cacar pada manusia, penyakit cacar yang menyerang ikan koi juga bisa sembuh dengan sendirinya. Cuma, jika anda ingin proses penyembuhannya lebih cepat, tambahkanlah cairan desinfektan ke dalam kolam. 

9. Kerusakan Sel-sel 
Tanda bahwa sel-sel di tubuh ikan koi mengalami kerusakan (degenerasi) adalah tubuhnya semakin kurus serta corak dan warnanya memudar. Meskipun begitu, ikan masih tampak aktif bergerak kesana kemari seolah sedang tidak terkena penyakit apapun. 

Untuk mencegah penyakit ini menyerang ikan koi kesayangan anda, tambahkanlah asupan mineral dan vitamin E. Wortel juga merupakan salah satu cemilan ikan yang kami rekomendasikan. 

10. Kutuan 
Siapa bilang ikan koi tidak bisa terserang kutu? Faktanya, kutu air mampu menempel pada tubuh ikan dan menghisap darahnya. Parahnya, bekas gigitan kutu ini bisa menimbulkan infeksi pada tubuh si ikan. 

Untuk mengatasi masalah ini, anda bisa memandikan ikan yang terkena kutu dengan tambahan larutan masoten, dipterex, atau dylox. Terakhir, luka ikan bisa diolesi dengan povidone iodine atau merkurokrom agar tidak menimbulkan infeksi.

11. Lumpuh 
Gejala ikan koi yang lumpuh adalah tubuhnya miring dan pola berenangnya kaku. Ketika diam, badannya tampak limbung dan berdiri tegak. Kondisi ini biasanya mengenai ikan yang tidak bisa beradaptasi dengan habitat di kolam baru, ham terkena luka yang serius, dan ikan mengalami keracunan. 

Penyakit ini sulit ditangani dan sebagian besar ikan koi yang memiliki tanda-tanda ini akan berakhir dengan kematian. Namun, tidak ada salahnya bagi anda mencoba memberikan pertolongan pertama. Caranya yakni dengan memindahkan ikan yang sakit ke kolam isolasi yang telah dilengkapi sistem penghasil gelembung oksigen.

Ketahuilah Penyakit Ikan Koi Anda Sejak Dini & Obatilah Koi Anda 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------

 Koi Bali Farm

Menjual Ikan Koi Hias Murah di Denpasar Bali

Tips | Cara Memelihara Ikan Koi Bagi Pemula

Memelihara Ikan Koi — Memelihara Ikan Koi merupakan hobi yang sangat menyenangkan, karena keindahan ikan koi mampu menyejukkan pandangan dan menenteramkan pikiran. Ikan Koi berukuran jumbo yang berenang-renang di sekitar rumah menjadi hiburan tersendiri melepas kepenatan sehari bekerja. Sebagian masyarakat Jepang berkeyakinan bahwa memelihara koi dapat mendatangkan hoki bagi pemiliknya. Akan tetapi sebagian orang tidak terlalu peduli dengan hal tersebut. Yang jelas beberapa pecinta ikan koi memiliki pengalaman memelihara ikan koi dengan penuh ketekunan dan kesabaran, karena hobi tanpa disadari menghasilkan ikan koi dengan kualitas unggul dan menang dalam berbagai kontes akhirnya ikan koinya di hargai dengan harga mahal, mungkin ini yang disebut dengan hoki dalam memelihara ikan koi. 


Terlepas dari itu semua bagi pecinta koi pemula tentu banyak hal yang harus dipahami dan dipertimbangkan sebelum memulai memelihara ikan Koi. Banyak pecinta koi pemula harus stress karena ikan koi yang dibeli dengan harga mahal mati setelah dimasukkan ke dalam kolam, alih-alih ingin mencari hiburan dengan melihat keindahan koi berenang di kolam tetapi malah pusing melihat ikan koi mengapung di kolam dan terus-terusan mati. Jangan cemas, berikut ada beberapa tips dalam memelihara Koi bagi pemula, meski tidak menjamin 100% keberhasilan dalam memelihara Koi tetapi paling tidak meminimalkan resiko kematian. 

Tips Memelihara Koi 

1. Persiapan Kolam Koi Yang Baik
Klik Gambar Untuk Melihat Contoh Kolam Ikan Koi
 Kualitas air kolam koi merupakan penentu keberhasilan dalam memelihara Koi, ahli koi mengatakan bahwa memelihara koi adalah menjaga kualitas air kolam yang baik. Kolam koi harus terbebas dari zat-zat kimia, biasanya kolam Koi baru yang terbuat dari semen masih menyisakan bau yang berbahaya. Hilangkan terlebih dahulu dengan merendam dengan air sampai beberapa hari, dan jangan buru-buru memasukkan koi ke dalam kolam. Setelah direndam buang air dan isi dengan air bersih. 

2. Memilih Koi Yang sehat 
Contoh Ikan Koi Yang Sehat
Banyak Jenis dan kualitas Koi tersedia di pasaran dan Koi Farm, dari yang berharga murah sampai berharga mahal. Pilih yang sesuai kondisi keuangan dan selera, yang penting Ikan Koi dalam Kondisi Sehat. Sebagian pecinta koi menyarankan lebih baik memelihara koi dengan kualitas baik 3 ekor daripada memelihara koi jelek dengan jumlah 100 ekor. 

3. Jumlah Koi jangan terlalu padat di dalam Kolam, 
Jumlah Koi yang Padat di Kolam Ikan Koi
Sesuaikan ukuran kolam dengan jumlah ikan koi yang dipelihara. Kolam padat membuat koi tidak tumbuh optimal dan mudah terserang penyakit. 

4. Jumlah makanan yang diberikan jangan berlebihan dan pilih makanan yang berkualitas baik. 
Tips Memberi Makan Ikan Koi
Banyak makanan koi tersedia di pasaran dari yang berharga murah sampai mahal. Makanan Koi yang baik biasanya mahal karena sebagian diimport dari Jepang. Selain makanan bermutu baik juga disesuaikan dengan kualitas koi. Jangan sampai koi berharga 20 ribu diberi pakan seharga 150ribu per/kg, hanya akan membuat kantong kering tapi pertumbuhan koi tidak sebanding dengan dana. Memberikan makanan secara berlebihan membuat kolam cepat keruh,berapapun makanan yang diberikan koi akan tetap makan tetapi segera dikeluarkan menjadi kotoran. 

5. Menjaga Kualitas air kolam dalam kondisi bersih 
Tips Menjaga air kolam Ikan Koi Tetap Jernih
Kualitas air hendaknya dijaga selalu stabil dalam kondisi bersih, jangan sampai ada perubahan suhu dan kondisi air yang sangat mencolok. Menjaga Kualitas air kolam dilakukan dengan membuat sistem filter yang baik.Selain dengan sistem filter kolam yang baik, perlu penggantian air sebanyak 10% maksimum 1 minggu sekali, jika diperlukan lebih sering dari itu.Faktor penentu warna koi antara lain kualitas koi/bloodline (70%), air (20%), dan faktor lainnya (10%). 

6. Jika menambah ikan baru hendaknya dikarantina terlebih dahulu 
Bak/Kolam Karantina Ukuran Besar
Sebelum Mencampur ikan koi yang baru anda beli dengan ikan koi lama, Pastikan tidak membawa penyakit. Setelah pasti tidak membawa penyakit baru dimasukkan ke dalam kolam. 

7. Perhatikan perilaku ikan setiap saat 

Ikan Koi sakit biasanya menunjukkan perilaku yang tidak biasa, segera dikarantina dan diobati. Kekurangan Oksigen juga menjadi penyebab kematian ikan koi, perhatikan apakah Koi selalu mengambang di pemukaan air sampil membuka mulutnya, perilaku ini akan lebih nampak di waktu subuh,jika demikian tambahkan aerator. 


8. Memelihara koi bagi pemula 
Pilihlah Ukuran Ikan Koi 10 - 20 cm
memilihara ikan koi bagi pemula sebaiknya dilakukan dari ukuran kecil kurang lebih 10-20 cm agar dapat belajar mengamati perkembangan koi dari waktu kewaktu. Pada ukuran tersebut biasanya sudah cukup mudah untuk dipelihara dan harga masih cukup murah. Selamat Memelihara Koi.
 

Bali Koi Farm
Menjual Ikan Koi Termurah di Denpasar Bali
Info Lengkap 081 657 8815

Tips | Cara Merawat Kolam Ikan Koi

Kehadiran ikan koi akan membuat kolam terlihat lebih cantik dan memberi kesan yang menyenangkan, saat dijadikan elemen eksterior rumah. Tentu saja hal tersebut didukung dengan desain kolam dan perawatan yang tepat. Untuk membuat ikan koi tampil cemerlang dan sehat, perawatan kolam menjadi hal yang perlu Anda perhatikan. 

Desain Kolam Koi Minimalis Untuk Rumah Anda
Ikan koi hias, memang membutuhkan tempat hidup yang bersih, nyaman dan aman. Bebas dari sisa-sisa ekskresi hewan, itu sendiri dan juga dari sisa-sisa makanan. Karena itu, merawat kolam ikan koi penting Anda lakukan. Di bawah ini adalah beberapa cara merawat ikan koi : 


Kedalaman kolam ikan koi 
kedalaman kolam sangat penting bagi ikan koi. Kedalaman kolam ikan koi hendaknya lebih dari 80 cm (bagian yang terisi air), agar kolam ikan Anda terlindung dari binatang pemangsa, ikan peliharaan seperti kucing dan hewan lain yang mungkin akan memusnahkan ikan Anda. Kolam ikan yang lebih dalam juga membantu menstabilkan temperatur air yang disebabkan oleh terik panas matahari, atau cuaca dingin diwaktu malam atau pada saat hujan. Membuat pelindung bagi koi, bila lokasi kolam koi yang Anda pilih berada pada lokasi terbuka, pastikan tidak sepenuhnya terkena sinar matahari karena selain akan cepat meningkatkan temperatur air kolam ikan koi, hal tersebut dapat pula mempercepat pertumbuhan lumut-lumut yang dapat mempengaruhi kejernihan air kolam ikan koi.

Alternatif menempatkan tanaman pelindung dipinggir kolam ikan koi adalah sangat dianjurkan. Selain itu Anda dapat juga menggunakan tanaman air seperti teratai, lili air dalam kolam ikan koi, disamping sebagai penambah keindahan kolam, tanaman air juga menjadi tempat perlindungan yang menaungi ikan koi. Namun, Anda harus menghindari menanam pohon yang besar karena dapat berpotensi akarnya akan merusak kolam ikan koi Anda. 

Satu hal penting yang harus diperhatikan adalah pastikan dedaunan dari tanaman pelindung tidak jatuh ke dalam kolam, dan segera bersihkan bila memang tidak terhindarkan. Karena daun bisa membusuk serta menyebabkan tumbuhnya lumut melayang yang dapat memperkeruh air di dalam kolam ikan koi dan mengganggu pertumbuhan ikan koi. Berbeda halnya dengan lumut yang menempel di dinding kolam, lumut jenis ini tetap membuat kolam terlihat jernih dan bisa menjadi makanan ikan koi. 

Agar ikan koi memiliki warna yang lebih cerah, Anda bisa mensiasati dengan memberikan warna hitam pada dinding kolam menggunakan cat kolam koi yang banyak beredar di pasaran, misalnya produk Flexy Coat Water Ponding. Selain mampu membuat ikan koi tampil lebih cantik, finishing cat juga akan mengurangi pertumbuhan lumut dan menghindari kontak langsung antara semen dengan kolam yang dapat mempertinggi ph air kolam ikan koi. 

Aksesoris kolam koi, agar ikan koi yang Anda cintai dapat tumbuh dengan baik dan sehat, beberapa aksesoris diperlukan dalam rangka menjaga kondisi air kolam yang menjadi habitatnya. Idealnya Anda akan memerlukan sebuah pompa air, sistem filtrasi, aerator kolam air, pemanas air dan alat sterilisasi ultraviolet. Selamat merawat kolam ikan koi. 

Galeri Foto dan Desain Kolam Ikan Koi 

[Inspirasi] Desain Kolam Ikan Koi Outdoor Untuk Villa Tropical
Desain Kolam Ikan Koi Indoor Untuk Villa dan Spa
Konsep Natural Kolam Ikan Koi Dengan Aksen Green [Tanaman Hias & Batu]
Konsep Natural Kolam Ikan Koi Dengan Aksesoris Jembatan dan Air Terjun Mini
Mainan Aksesoris Lampu Pada Kolam Ikan Koi Memberikan Kesan Elegant
Untuk Mempercantik Kolam Ikan Koi dengan Biaya Murah Anda Cukup Memberikan Sentuhan Tanaman Teratai

Semoga Bermanfaat